SEDULUR BANYU KLATEN MINTA LINGKUNGAN DIPERHATIKAN



Klaten – Komunitas “Sedulur Banyu Klaten” menggelar aksi damai di Halaman Pemerintah Daerah Klaten pada hari Rabu (17/02). Dalam aksi damainya, mereka melakukan teatrikal yang menceritakan tentang kerusakan alam merapi. Kerusakan alam di Merapi yang kian hari kian bertambah parah, membuat lingkungan disekitarnya semakin memprihatinkan. Kerusakan lingkungan merapi juga akan berdampak pada air. Jika lingkungan rusak, maka mata air pun juga akan surut dan hal tersebut akan berdampak parah pada warga sekitar. Di bawah komando Wening Swasono, “Sedulur Banyu Klaten” menyampaikan petisi pada Pemerintah Kabupaten Klaten agar lebih memperhatikan lingkungan terutama lereng merapi. Mereka meminta pemerintah menetapkan lereng merapi sebagai zona konservasi dan mendesak pada pemerintah serta aparat yang berwajib menindak tegas terhadap sekecil apapun pelanggaran zona konservasi.

Staf Ahli Bidang Pembangunan, Sunardi, S.Pd, M.Pd yang didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Jaka Purwanta, S.Sos yang menemui peserta aksi mengungkapkan, “bahwa beliau mewakili pemerintah akan menyampaikan aspirasi sedulur banyu klaten kepada pimpinan (Bupati) terkait”. Aksi damai tersebut, juga diramaikan dengan musik perkusi. Sebelum menggelar aksinya di halaman Pemerintah Daerah Klaten, Sedulur Banyu Klaten melakukan kirab gunungan dari pertigaan BRI hingga halaman Pemerintah Daerah Klaten.

Posting Komentar